Home » Soal » Soal Bulu Tangkis » Apa yang Dimaksud dengan Permainan Bulu Tangkis?

Apa yang Dimaksud dengan Permainan Bulu Tangkis?

Apa yang dimaksud dengan permainan bulu tangkis? Salah satu cabang olahraga yang sangat populer di Indonesia. Berikut penjelasan AneIqbal lengkapnya.

Pengertian permainan bulu tangkis

Kembali ke pertanyaan sebelumnya, apa yang dimaksud dengna permainan bulu tangkis? Bulu tangkis adalah permainan menggunakan raket untuk menjaga shuttlecock agar tidak jatuh di wilayah sendiri dan berusaha menjatuhkannya di daerah lawan. Permainan yang satu ini membutuhkan ketangkasan untuk bisa mencuri poin dari lawan main.

Ketika shuttlecock jatuh di wilayah sendiri atau keluar dari garis pertahanan lawan, maka lawan akan mendapatkan poin tambahan. Kedua pemain terus berusaha mencuri poin hingga pertandingan berakhir dengan jumlah poin tertentu.

Di Indonesia, induk organisasinya yaitu PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia). Sementara untuk dunia disebut dengan BWF (Badminton World Federation).

Jumlah pemain bulu tangkis

Permainan bulu tangkis dapat dimainkan secara perorangan maupun beregu. Untuk peorangan, bisa dimainkan satu lawan satu baik putra maupun putri.

Kemudian untuk pertandingan beregu, satu tim terdiri atas dua orang. Ada tim ganda putra maupun putri dan ada pula tim ganda campuran (1 pria dan 1 wanita).

Skor permainan bulu tangkis

Tiap kali pemain berhasil menjatuhkan shuttlecock di daerah lawan, ia akan mendapatkan tambahan satu poin, Jika ia melakukan kesalahan seperti menyentuh net dengan raket, menjatuhkan shuttlecock di wilayah sendiri, ataupun memukul shuttlecock keluar dari daerah lawan, maka lawan yang akan mendapatkan tambahan poin.

Permainan seperti itu akan terus berlangsung hingga salah satu pemain mencapai skor 21 dan lawan terpaut 2 angka atau lebih dari skor tersebut. Sehingga, skor kemenangannya yaitu 21-19, 21-18, 21-17, dan seterusnya. Ohiya, berlaku juga sebaliknya (19-21, dst).

Bagaimana jika tercipta skor 21-20 atau 20-21? Maka untuk memenangkannya harus mencapai skor 22-20 atau 20-22.

Jika terjadi deuce atau skor seri, maka pertandingan terus berlanjut sampai salah satu pemain berhasil mendapat skor dengan selisih 2 poin. Misalnya, 23-21, 24-22, 27-25, dan seterusnya.

Peralatan bulu tangkis

Untuk memainkan permainan bulu tangkis, secara umum ada dua benda yang harus dipersiapkan. Pertama yaitu sebuah raket dan sebuah shuttlecock. Permainan ini bisa dimainkan di alam terbuka jika sedang tidak banyak angin dan di dalam ruangan yang cukup memadai serta tanpa harus menggunakan net atau jaring.

Standar raket bulu tangkis memiliki panjang maksimal 68 cm dengan lebar 22 cm dan panjang kepala raket 28 cm. Harganya bervariasi mulai dari puluhan ribu sampai jutaan. Untuk senar raket juga dijual terpisah sehingga ada tambahan biaya pemasangan senar nantinya.

Tarikan senar pun beragam; ada yang rendah (22-25 lbs) dan tinggi (26-30 lbs). Sementara untuk atlit atau pemain profesional, umumnya berkisar antara 30-35 lbs.

Kemudian untuk shuttlecock juga memiliki warna pita dan berat yang beragam. Ada yang ringan dan ada pula yang terasa berat saat dipukul. Ada yang melayang dan ada yang tidak saat berada di udara.

Standarnya, shuttlecock terbuat dari enam belas helai bulu yang ditancapkan pada gabus yang memiliki diameter 25-28 mm. Sementara untuk beratnya berkisar 4,74-5,5 gram dengan tinggi antara 64-74 mm.

Ukuran lapangan bulu tangkis

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dimana terdapat sebuah net atau jaring di tengahnya sebagai pemisah sekaligus penanda wilayah masing-masing pemain.

Baik PBSI (sebagai induk organisasi bulu tangkis di Indonesia) maupun BWF (induk organisasi bulu tangkis internasional) memiliki standar ukuran lapangan tertentu untuk bisa menyelenggarakan kompetisi yang diadakannya.

Ukuran lapangan standar PBSI:

  • Panjang: 13,4 m
  • Lebar: 6,1 m
  • Tinggi tiang net: 1,55 m
  • Tinggi net: 1,52 m
  • Jarak garis servis depan ke net: 1,98 m
  • Jarak garis servis tengah ke garis samping: 3,05 m
  • Jarak garis servic belakang ke garis belakang: 0,76 m
  • Jarak garis samping ke pinggir lapangan: 0,46 m

Ukuran lapangan standar BWF:

  • Panjang: 13,4 m (baik tunggal maupun ganda)
  • Lebar: 5,18 m (untuk tunggal) dan 6,1 m (untuk ganda)

Sejarah bulu tangkis

Sejarah singkat permainan bulu tangkis ini berawal dari para tentara Inggris yang sedang berada di kota Pune, India, memainkan permainan battledores and shuttlecock pada abad ke-19.

Permainan battledores and shuttlecock ini menggunakan alat berupa dayung/tongkat (battledores) untuk menjaga shuttlecock agar tidak terjatuh ke tanah. Permainan ini cukup populer di kalangan anak-anak Inggris di kala itu.

Supaya makin seru dan kompetitif, para tentara Inggris menambahkan net atau jaringan ke dalam permainan itu dan dimainkan secara bersaing. Karena dimainkan di kota Pune, yang dulunya juga dikenal dengan nama Poona, maka dinamakanlah dengan “poona”.

Kemudian tentara Inggris kembali ke negaranya di tahun 1850-an dengan membawa permainan tersebut. Barulah di tahun 1860, istilah “badminton” baru pertama kali terdengar dari sebuah pamflet berjudul “Badminton Battledore – a new game” yang digambarkan oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan asal Inggris.

Share yuk, ke:

Leave a Comment