Home » Info » Desa » 3 Perbedaan Desa dan Dusun [+Tabel Perbandingan]

3 Perbedaan Desa dan Dusun [+Tabel Perbandingan]

Setelah membahas perbedaan desa dan kelurahan, perbedaan desa dan kota, maka tak lengkap rasanya jika belum membahas perbedaan desa dan dusun.

Kira-kira apa saja ya beda antara desa dan dusun ini? Bisakah Anda menyebutkan apa saja perbedaannya? Jika belum, tak perlu khawatir. Karena di sini kita akan membahasnya bersama-sama.

Dari mana kita mulai? Ada baiknya kita mulai dari pengertian desa dan dusun terlebih dahulu.

Pengertian Desa dan Dusun

Menurut KBBI Daring, desa merupakan kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang memiliki sistem pemerintahan sendiri dengan dipimpin oleh seorang kepala desa.

Sementara itu, dusun didefinisikan sebagai kampung; desa; atau dukuh.

Sepertinya masih kurang menjelaskan ya? Kita coba tengok ke sumber rujukan lainnya, yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 atau lebih dikenal dengan UU Desa.

Menurut UU Desa, yang dimaksud desa, yaitu:

… adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Defini desa di atas tercantum pada Pasal 1 Angka 1 dalam Bab 1 mengenai ketentuan umum. Dalam ketentuan umum tersebut sayangnya tidak dijelaskan mengenai dusun.

Kata dusun ditemukan pada Pasal 8 Ayat 4, yang berbunyi:

Dalam wilayah Desa dibentuk dusun atau yang disebut dengan nama lain yang disesuaikan dengan asal usul, adat istiadat, dan nilai sosial budaya masyarakat desa.

Sehingga dapat disimpulkan, bahwa dusun merupakan suatu bagian dari wilayah desa dengan hak asal usulnya, yang masih dalam lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa.

Seperti yang diketahui bahwa pelaksanaan pemerintahan desa diselenggarakan oleh pemerintah desa. Siapakah pemerintah desa? Kepala desa dibantu dengan perangkat desa.

Perangkat desa ini terdiri dari Sekretariat Desa, Pelaksana Kewilayahan, dan Pelaksana Teknis. Nah, pelaksana kewilayahan inilah yang disebut juga kepala dusun.

Sampai sini, semakin terlihat perbedaannya bukan?

Jadi, Apa Perbedaan Desa dan Dusun?

Pertama, terletak pada ruang lingkupnya. Karena dusun merupakan bagian dari desa, maka ruang lingkup dusun lebih kecil dari desa.

Kedua, dari pimpinannya. Desa dipimpin oleh seorang kepala desa. Sedangkan dusun dipimpin oleh kepala dusun.

Ketiga, sistem pengangkatan pimpinan. Kepala desa yang merupakan pimpinan desa dipilih melalui sistem pilkada. Sedangkan kepala dusun yang merupakan pimpinan dusun ditunjuk dan diangkat oleh kepala desa.

Berikut adalah tabel perbandingan antara desa dan dusun berdasarkan uraian di atas.

perbedaan desa dan dusun
Tabel perbedaan desa dan dusun

Itulah beberapa perbedaan desa dan dusun. Bagaimana dengan dukuh? Kata dukuh juga sering kali terdengar jika berbicara mengenai perdesaan.

Dukuh dan Dusun

Dukuh dan dusun sebenarnya sama tapi berbeda. Sama dalam arti dan maknanya. Berbeda dalam penyebutannya.

Pada intinya, dukuh dan dusun itu merupakan hal yang sama. Dukuh dan dusun merupakan bagian dari suatu wilayah desa atau kelurahan.

Dilansir dari updesa.com, penggunaan istilah dukuh pernah dipakai pada masa orde baru di provinsi Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Namun, penggunaan istilah tersebut kini sudah diganti menjadi dusun.

Kesimpulannya

Berdasarkan pembahasan di atas, kita dapati bahwa ada tiga perbedaan antara desa dengan dusun, yakni ruang lingkupnya, sebutan pimpinannya, dan sistem pengangkatan pimpinannya.

Kemudian, antara dukuh dan dusun merupakan hal yang sama. Jadi, semoga kita tidak bingung lagi terkait hal ini ya.

Itulah pembahasan mengenai perbedaan desa dan dusun. Semoga pembahasan singkat di atas bisa memberikan manfaat untuk kita semua.

Share yuk, ke:

Leave a Comment