5 Teknik Pengeditan Mudah yang Bikin Video Travelmu Makin Keren

Video editing kini bukan hanya sekadar mengedit saja namun juga memadukan unsur penilaian dan esensi kreativitas, terlebih dalam mengedit video travel. Para jagoan creator yang selalu memastikan untuk memposting video travel dengan kualitas terbaik, mungkin akan sedikit tampak berlebihan dalam hal ini. Memang, mengedit video travel itu sangat menyenangkan. Kamu bisa mengingat kembali seluruh perjalanan dan pengalaman serta merasakan setiap sensasi dan kegembiraannya selama kamu berada di sana. 

Di sisi lain, memotong bagian video yang tidak perlu, menonjolkan footage video yang penting atau menarik, dan merender video hasil editing keseluruhan terkadang bisa jadi pekerjaan yang cukup melelahkan. Jadi, apa definisi video travel yang sempurna yang bisa membuat penonton tertarik? Kualitas video HD, kejernihan suara, keragaman lokasi, dan tempo video yang terjaga dengan penjelasan yang informatif! Tapi, masih terasa ada yang kurang.

mengedit video travel
Image by honeycombhc/Pixabay


Elemen-elemen penting dalam video editing yang perlu kamu ingat

Ini bukan soal latihan edit video travel saja; tapi juga bagaimana cara menerapkan elemen-elemen penting yang bisa meningkatkan kualitas video dan sesuai dengan ekspektasi viewer. Berikut beberapa elemen yang dapat menentukan apakah sebuah video dapat diterima oleh viewer atau ditolak karena terasa seperti ada yang kurang.

Baca juga: Tips Agar Blog Cepat Diterima Google AdSense

Jalan cerita yang jelas dan runut – Sayangnya, tidak semua video pegunungan bersalju dan footage lanskap pemandangan ala fantasi bisa mendatangkan jutaan view. Viewer pastinya paham dengan konten yang itu-itu saja, dan oleh karenanya kamu perlu membuat jalan cerita untuk memberikan kualitas dan perbedaan dalam kreasimu. Nah, kamu tahu nggak? Hal ini bisa dilakukan selama proses video editing.

Menghapus bagian-bagian yang tidak diperlukan – Menghapus footage dan image tertentu disebut dengan “cutting the fat” dalam dunia video editing. Dengan memakai sudut pandang viewer, kamu harus bisa memilah-milah bagian mana yang tidak begitu penting dan membuat video travel yang bagus. Walaupun video sepedaan di gunung kamu menampilkan makanan Tibet terbaik, tidak ada yang tertarik untuk menonton setiap tegukan sup Thukpa pedas dengan durasi 30 menit.

Konsisten dan kontinu – Video travel harus memiliki struktur yang bisa menyederhanakan cerita yang ingin disampaikan dari videomu. Sebuah pengantar singkat saat intro video harus diakhiri dengan pesan penutup yang jelas dan informatif. Banyaknya opsi pengeditan kerap membuat dilema, namun kamu harus tetap konsisten dengan elemen-elemen penting dalam video editing.

Mengedit video bukanlah tugas yang semenakutkan itu selama semua elemen di atas ada dalam proses pengeditan video travel. Berikut beberapa teknik yang bisa membantumu untuk menjaga konsistensi elemen tersebut sehingga menghasilkan video terbaik namun dengan cara yang mudah:

1. Inspirasikan Footage Video yang Bagus dengan Efek yang Menakjubkan

Pertama, kamu harus paham bahwa penggunaan suara dalam video editing karena menyamarkan suara hiruk pikuk pada footage bukanlah alasan satu-satunya untuk menambahkan suara. Visualisasimu mungkin bagus untuk membawamu kembali mengingat masa-masa bahagia di suatu tempat terpencil yang pernah kamu datangi. Tetapi, viewer NextGen mungkin tidak akan merasakan seperti yang apa kamu rasakan.

Menggunakan efek suara yang sesuai untuk melengkapi visual tampaknya menjadi solusi satu-satunya yang masuk akal dalam kasus ini. Kamu mungkin perlu riset dalam pemilihan suara karena mengedit video travel tidaklah semudah kelihatannya. Misalnya, untuk menciptakan kesan efek alami pada video lanskap, kamu bisa menambahkan efek suara hujan dan suara penuangan air. Kamu juga bisa melihat-lihat perpustakaan suara yang tersedia pada tool online video editing atau video maker untuk mendapatkan opsi terbaik yang akan digunakan di video yang sedang kamu kerjakan.

2. Bangun Ketertarikan Viewer dengan Intro yang Menarik

Di situlah kamu memainkan peran sebagai jagoan creator dengan membangun ketertarikan viewer melalui video yang tersistematis. Thumbnail dan video intro adalah dua faktor penting yang bisa kamu manfaatkan untuk menarik audiens menjelajahi konten-konten videomu yang ada. Tahap ini membutuhkan presisi, ketajaman pengeditan, attention to detail yang tinggi untuk eksekusi yang terbaik.

Selain judul video dan deskripsi yang memuat kata kunci, thumbnail berperan penting sebagai kunci untuk meningkatkan engagement pada tiap video. Top video creator seringkali memakai gambar yang paling menarik dari footage video terkait dan info singkat untuk memancing imajinasi viewernya. Di samping itu, intro 10 detik juga bisa membantu para viewer menentukan apakah ingin menonton video tersebut atau tidak. Tidak diragukan lagi, inilah ciri top video travel creator, yang bisa menguntungkan kamu dalam jangka panjang.

Baca juga: Rekomendasi 15 Laptop yang Bagus untuk Zoom Meeting (Sekolah Online)

3. Edit dengan Pancake Editing di Online Video Maker Tool

Pancake editing dapat dikategorikan sebagai metode rendering video yang memungkinkan kamu mengedit video travel dengan timeline yang pasti dan tetap. Cara ini memungkinkan kamu untuk mengkreasikan video travelmu menggunakan video maker tool sembari menghemat waktu tidurmu. Dengan cara ini, kamu bisa menyusun timeline yang berbeda secara vertikal untuk mengedit setiap bagian video secara mendalam. Kamu juga bisa mengacak timeline untuk melihat pattern mana yang begitu dinikmati viewer.

4. Transisikan Video Travelmu dengan Menghindari Kesalahan Pemula

Ada sebuah kesalahan umum dalam video editing yang dilakukan hampir setiap pemula saat mentransisikan footage yang berbeda. Percaya atau tidak, menghindari kesalahan tersebut adalah sebuah teknik yang sangat berguna. Begini caranya:

Saat kamu meletakkan dua klik yang berbeda secara berdampingan, pastikan keduanya memiliki pola yang sama. Entah keduanya masih berupa gambar ataupun footage video yang saling terhubung dengan transisi. Menyatukan dua footage yang punya pola berbeda dalam transisi berdampingan bisa terlihat kurang menarik di mata viewer.

5. Berpegang pada pola Storytelling Saat Mengedit

Pola apa yang paling kamu sukai saat mengedit footage video travel untuk follower sosial mediamu? Apakah itu fantasi hamparan pemandangan atau rangkaian piramida peristiwa? Jika tidak ada hal tersebut dalam proses video editingmu, kamu mungkin saja salah. Tetaplah menerapkan pola yang bisa menggambarkan setiap bagian videomu dengan jelas dan mudah dimengerti. Sesederhana itu!

Teknik pengeditan yang mudah namun efektif ini dapat membantumu menciptakan video dengan kualitas terbaik dalam jangka waktu yang jelas sekaligus menerapkan semua komponen penting yang menurut viewer menarik.