Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Membaca, Proses, Jenis, Aspek, dan Tahap Kegiatannya

pengertian membaca

Halo gaes. Pembahasan kali ini adalah tentang pengertian membaca. Selain pengertiannya, kita juga akan bahas prosesnya, jenisnya, aspeknya, dan tahap kegiatannya di sini.



Pengertian Membaca

Pengertian membaca adalah kegiatan mendapatkan informasi dari suatu media (tulisan, grafis) dengan kemampuan visual (penglihatan). Menurut KBBI Daring, membaca memiliki lima definisi. 

Pertama, membaca adalah melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis (dengan melisankan atau hanya dalam hati). Kedua, membaca adalah mengeja atau melafalkan apa yang tertulis. 

Ketiga, membaca adalah mengucapkan. Keempat, membaca adalah mengetahui atau meramalkan. Kelima, membaca adalah memperhitungkan atau memahami.

Dari segi linguistik, membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan pembacaan sandi (a recording and decoding process).

Sebuah aspek pembacaan sandi (decoding) menghubungkan kata-kata tulis (oral word) dengan makna bahasa lisan (oral language meaning) yang mencakup pengubahan tulisan/cetakan menjadi bunyi yang bermakna.

Ada pula beberapa penulis yang beranggapan bahwa membaca adalah suatu kemauan untuk melihat lambang-lambang tertulis serta mengubah lambang-lambang tertulis tersebut melalui suatu metode pengajaran membaca seperti fonik (ucapan, ejaan berdasarkan interpretasi fonetik terhadap ejaan biasa) menjadi pembaca lisan.


Pengertian Membaca Menurut Para Ahli

Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis. (Henry Guntu Tarigan).

Membaca adalah menggali informasi dari teks, baik yang berupa tulisan maupun dari gambar atau diagram maupun dari kombinasi itu semua. (Harimurti Kridalaksana).

Berikut tambahan pengertian membaca menurut para ahli yang dirujuk dari https://penerbitbukudeepublish.com/

Membaca adalah aktivitas membaca agar dapat memperoleh informasi yang disampaikan di dalam bahan bacaan. Proses membaca merupakan hasil dari proses membaca yakni pemahaman atas isi bacaan (Yunus, 2012:148).

Membaca adalah proses untuk memperoleh pesan yang disampaikan penulis melalui media bahasa tulis (Tarigan, 1984:7).

Membaca adalah proses yang sangat kompleks dan melibatkan banyak faktor yang terdiri dari faktor internal (minat, intelegensi, bakat, tujuan membaca, motivasi) dan eksternal (sosial-ekonomi, sarana membaca, tradisi membaca) (Nurhadi, 2008:13).

Membaca adalah mengemukakan atau membunyikan rangkaian lambang-lambang bahan tulis yang dilihatnya dari huruf menjadi kata, kemudian menjadi frasa, kalimat, dan seterusnya (Kholid A.H. dan Lilis S., 1997:140).

Membaca adalah memberi makna terhadap bahasa tulis. Dengan kata lain sebuah aktivitas memperoleh dan menciptakan gagasan, informasi, ide, mental dari segala sesuatu yang dibaca (Gillet & Temple, 1986).


Proses-Proses Membaca

Proses-proses membaca ada lima, yaitu proses psikologi, proses sensori, proses perseptual, proses perkembangan, dan proses perkembangan keterampilan. Berikut penjelasan masing-masing prosesnya. 
 

Membaca sebagai proses psikologi

Sebagai proses psikologi, membaca itu perkembangannya akan dipengaruhi oleh hal-hal yang sifatnya psikologi pembaca, seperti intelegensi, usia mental, jenis kelamin, tingkat sosial ekonomi, bahasa, ras, kepribadian, sikap, pertumbuhan fisik, kemampuan persepsi, dan tingkat kemampuan membaca.

Membaca sebagai proses sensori

Sebagai proses sensori, mengandung pengertian bahwa kegiatan membaca itu dimulai dengan melihat. Stimulus masuk lewat indra penglihatan mata. Setelah dilakukan pemaknaan atau pengucapan terhadap maknanya.

Membaca sebagai proses perseptual

Sebagai proses perseptual, mengandung pengertian bahwa dalam membaca merupakan proses mengasosiasikan makna dan interpretasi berdasarkan pengalaman tentang stimulus atau lambang, serta respons yang menghubungkan makna dengan stimulus atau lambang tersebut.

Simak juga: kalimat efektif

Membaca sebagai proses perkembangan

Sebagai proses perkembangan, mengandung arti bahwa membaca itu pada dasarnya merupakan suatu proses perkembangan yang terjadi sepanjang hayat seseorang.

Membaca sebagai proses perkembangan keterampilan

Sebagai perkembangan keterampilan, mengandung arti membaca merupakan sebuah keterampilan berbahasa (language skills) yang sifatnya objektif, bertahap, bisa digeneralisasikan, merupakan perkembangan konsep, pengenalan dan identifikasi, serta merupakan interpretasi mengenai informasi.


Jenis-Jenis Membaca

Jenis-jenis membaca terbagi menjadi dua jenis. Pertama, berdasarkan terdengar tidaknya suara pembaca. Kedua, berdasarkan cakupan bahan bacaan.
 
Jenis membaca berdasarkan terdengar tidaknya suara pembaca terbagi menjadi dua jenis lagi. Pertama, membaca dalam hati. Kedua, membaca nyaring atau bersuara.

Jenis membaca berdasarkan cakupan bahan bacaan juga terbagi menjadi dua jenis. Pertama, membaca ekstensif. Kedua, membaca intensif.

Aspek-Aspek Membaca

Ada empat aspek dalam mebaca, yakni aspek sensori, aspek afektif atau aspek emosi, aspek skemata, dan aspek perseptual. Berikut penjelasan singkatnya.

Aspek sensori

Aspek sensori adalah kemampuan untuk memahami simbol-simbol tertulis.

Aspek afektif atau aspek emosi

Aspek afektif atau aspek emosi adalah aspek yang didapat dari pengalaman pribadi, sikap orang tua, guru, dan kelompok yang mendukung terhadap aktivitas yang diminati.

Aspek skemata

Aspek skemata adalah salah satu aspek penting yang menentukan keberhasilan membaca. Skemata merupakan struktur pengetahuan abstrak yang disimpan secara hirarkis dalam otak.

Aspek perseptual

Aspek perseptual adalah proses mengasosiasikan makna dan interpretasi berdasarkan pengalaman tentang stimulus atau lambang, serta respons yang menghubungkan makna dengan stimulus atau lambang tersebut.


Tahap-Tahap Membaca

Ada tiga tahap kegiatan membaca, yakni kegiatan pramembaca, kegiatan membaca, dan kegiatan pascamembaca. Berikut penjelasannya.
 

1. Kegiatan pramembaca

Kegiatan yang dilakukan sebelum seseorang melakukan kegiatan membaca. Berfungsi agar dapat memberitahukan pengetahuan awal terkait dengan aspek-aspek bacaan yang hendak dipahami.

Selain itu, dapat melatih siswa mengetahui tujuan membaca, dan memberikan motivasi, serta rasa percaya diri.

2. Kegiatan membaca

Kegiatan ini merupakan kegiatan utama dalam keseluruhan tahapan membaca. Seorang pembaca yang efektif dan efisien terlebih dahulu harus mengetahui tujuan dia membaca.

Setelah mengetahui tujuan membaca, seorang pembaca akan memilih strategi membaca yang tepat dan sesuai untuk mencapai tujuan tersebut.

3. Kegiatan pascamembaca

Kegiatan ini dilaksanakan setelah seorang pembaca melaksanakan kegiatan membaca. Berfungsi untuk mengecek apakah apa yang dibaca telah dipahami dengan baik.

Kegiatan setelah membaca ini dapat berupa tugas atau pertanyaan-pertanyaan terkait dengan teks yang dibaca.


Posting Komentar untuk "Pengertian Membaca, Proses, Jenis, Aspek, dan Tahap Kegiatannya"