Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Google Forms (Studi Kasus Membuat Formulir Online)

Di zaman serba canggih dan praktis ini, skill membuat Google Forms patut dikuasai. Banyak pekerjaan manual yang dapat diselesaikan dengan cepat dan mudah dengan bantuan Google Forms. Untuk kamu  yang belum menguasai skillnya dan ingin bisa menggunakan Google Forms, berikut panduan cara membuat Google Forms dengan step by step.



Langkah 1: Memiliki Akun Gmail

Syarat pertama, tentu saja kamu harus memiliki akun Gmail. Akun Gmail digunakan untuk mengakses Google Forms. Seperti yang sudah kita tau, satu akun Gmail, bisa digunakan untuk semua produk Google dan salah satunya adalah Google Forms.

Kalau kamu belum punya, kamu harus membuatnya terlebih dahulu. Bingung cara membuatnya? Tenang. Kamu bisa baca di panduan cara membuat akun Gmail. Segera buat supaya kita bisa lanjut ke tahap berikutnya.

 

Langkah 2: Mengakses Google Forms

Selanjutnya setelah memiliki akun Gmail adalah mengakses Google Formsnya. Ada 3 caranya dan kamu bisa pilih cara yang sesuai atau nyaman dengan kamu. Sarannya, pilih yang dirasa lebih cepat mengaksesnya.

Cara 1: Membuka link langsung

Kamu bisa mengetikkan di address bar browser atau klik langsung link https://www.google.com/forms/about/ lalu klik Go To Google Forms. Cara ini cukup cepat bila kamu ingat alamat linknya.

Cara 2: Ketik google form di Google

Buka Google (https://www.google.co.id/) lalu ketik google form pada kotak search. Kamu akan mendapati hasil pencariannya dan pilih yang bukan Google Forms For Business. Tetapi, pilih yang Google Forms: Free Online Surveys for Personal Use.

Dari namanya sih sudah kelihatan mana yang gratis (ada kata free dan personal use) dan mana yang berbayar (ada kata business). Sudah pasti pilih yang gratisan dong. Alasannya, selain karena menghemat uang dan versi gratis sudah cukup sesuai kebutuhan.

Cara 3: Akses Melalui Google Drive

Kamu juga bisa membuat Google Forms ketika kamu sedang mengakses Google Drive. Langkah-langkahnya: klik New > klik More > Klik Google Forms. Bisa juga klik icon > pada Google Forms, lalu pilih antara Blank form atau Form a template.

 

Langkah 3: Membuat sebuah Form

Google Forms menyediakan beberapa template form yang bisa langsung kamu pakai, seperti form kontak, form pendaftaran event, dan undangan pesta. Kamu juga bisa membuat blank form yang nantinya didesain sendiri sesuai kebutuhan.

 

Kamu bisa dengan mudah mengkustom form tersebut. Hanya klik-klik saja. Kamu bisa menamakan form dan menjelaskan deskripsinya; menambahkan dan menghapus pertanyaan; menentukan jenis jawabannya apakah multiple answer, pilihan ganda, atau esai; menambahkan gambar atau video juga ke dalam pertanyaan. Sangat bisa kustomisasi dengan detail.

Untuk melihat seperti apa form yang sudah kamu buat, klik icon mata yang terletak di pojok kanan atas. Seperti itulah tampilan yang akan dilihat juga oleh responden nantinya.

Kalau sudah selesai mendesain formnya dan siap untuk dibagikan ke responden, klik tombol Send yang berada di pojok kanan atas. Kamu bisa mengundang responden tertentu atau juga bisa membagikan linknya kepada khalayak umum.


Langkah 4: Melihat tanggapan responden

Setelah formnya sudah kamu buat dan juga sudah dibagikan link formnya ke responden, hal yang pasti ingin kamu ketahui adalah melihat jawaban responden. Untuk melihat jawaban responden dari form tersebut, klik Responses yang berada di sebelah kanan Questions.

Bila kamu membutuhkan jawaban responder dalam bentuk file excel untuk diolah atau dianalisa, kamu bisa mengklik icon hijau (icon Sheets). Setelah itu, kamu akan diarahkan ke halaman baru dengan Google Sheets.


Langkah 5: Selamat mencoba!

Pastikan kamu sambil mencoba juga. Dipraktikkan. Supaya dapat pengalaman membuat Google Forms. Semakin sering membuat, semakin kamu jago menggunakan Google Forms. Dan satu skill berhasil kamu upgrade ke diri kamu: menguasai Google Forms.

Penggunaan Google Forms juga dapat dimanfaatkan untuk kuesioner penelitian skripsi, pendataan biodata, ulangan online, survey tertentu, dan masih banyak kebutuhan lain yang bisa diakomodir (terutama yang membutuhkan data/jawaban dari responden). Jadi, worth it bila kamu menguasai Google Forms.

Nah demikian panduan cara membuat Google Forms. Semoga panduan ini benar-benar bisa memandu kamu dalam proses menguasai skill baru yakni menguasai Goolge Forms.

Tetapi tunggu dulu. Kita masih akan bahas lebih lanjut lagi tentang Google Forms ini dengan studi kasus. Studi kasusnya sederhana sih. Tapi ini bisa menjadi skill dasar dalam menggunakan Google Forms terutama dalam hal membuat formulir secara online.

 

Cara Membuat Formulir Online dengan Google Forms

Setelah kita memahami dan bisa menggunakan Google Forms untuk membuat blank form, bahasan selanjutnya adalah bagaimana cara membuat sebuah formulir online. Formulir yang akan kita buat adalah formulir pendaftaran seminar.

Dulunya, sebuah formulir pendaftaran diprint dengan kertas lalu diisi dengan tulis tangan. Banyak yang diperlukan; butuh printer, kertas, pulpen, dan tentu saja effort untuk menulis. Belum lagi proses penyebaran formulirnya.

Sekarang, dengan adanya Google Forms, kita bisa membuat formulir pendaftaran menjadi mudah dan simpel. Modalnya internet dan laptop/smartphone. Laptopnya juga cukup dengan spesifikasi standar. Asal bisa buka browser dan wifi semua beres.

 

Langkah 1: Buka Google Forms dan Pilih Template

Kamu masih ingatkan cara membuka Google Forms? Kalau kamu lupa, kamu bisa scrolling ke atas lagi dan baca ulang panduannya. Ada 3 caranya dan kamu bisa sesuaikan yang nyaman dengan kamu. Setelah Google Forms terbuka, pilih template Event Registration.

 

Langkah 2: Edit Template Sesuai Kebutuhan

Setelah terbuka template Event Registration di hadapan kamu, selanjutnya template itu kamu bisa edit sesuai kebutuhan pendaftaran seminar. Untuk mengeditnya juga nggak sulit kok. Cukup arahkan kursor saja ke bagian yang ingin edit, misal bagian judul.

Edit template Event Registration seperlunya

Untuk menambahkan kolom isian, kamu bisa mengklik tombol + yang ada di sebelah kanan atau dengan menduplikat dari salah satu pertanyaan yang ada. Kamu juga bisa menambahkan video maupun gambar untuk pertanyaan tertentu.

Karena untuk formulir pendaftaran seminar kampus, maka kamu bisa menambahkan kolom isian NIM dan jurusan. Tambahkan fakultas juga bisa.

 

Langkah 3: Review Kembali Formulirnya

Nggak butuh lama untuk mengedit formulirnya. Sebelum share (ke email tertentu atau link ke khalayak umum), pastikan kamu sudah mereview kembali formulir pendaftarannya supaya tidak ada kesalahan kata ataupun pertanyaan/perintah. Untuk mereviewnya, caranya adalah dengan mengklik tombol icon mata yang ada di pojok kanan atas.

Berikut contoh formulir pendaftarannya.


Langkah 4: Share Formulir Pendaftarannya

Kalau kamu sudah mereview kembali dan sudah oke dengan formulirnya, sudah tidak ada yang terlupa, artinya link pendaftaran online seminar sudah siap untuk dishare! Caranya sudah tau kan? Sudah ada di panduan di atas kok. Coba scrolling ke atas lagi kalau kamu lupa.

Nah gimana? Cepat dan mudah kan? Untuk hasil isian responden juga bisa langsung dilihat secara realtime. Kalaupun kamu butuh isian responden itu untuk direview, dianalisa, ataupun diprint, kamu bisa export juga menjadi file excel.

Ingat ya, selain formulir pendafaran online, kamu juga bisa memanfaatkan Google Forms untuk keperluan lain, misalnya, membuat kuesioner penelitian skripsi, survey masyarakat, atau bisa juga berupa kuis online.

Demikian panduan cara membuat formulir online dengan Google Forms. Semoga bisa membantu kamu yang mengalami kesulitan membuat formulir online terutama dengan Google Forms.

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Google Forms (Studi Kasus Membuat Formulir Online)"