Berikut Ini Website Pajak Milik Direktorat Jenderal Pajak yang Harus Anda Ketahui - AneIqbal - Blog Tutorial dan Informasi untuk Anda

Berikut Ini Website Pajak Milik Direktorat Jenderal Pajak yang Harus Anda Ketahui

ditjen pajak

Seperti yang sudah diketahui bahwa sekarang ini berbagai layanan perpajakan bisa diakses secara online. Tentunya, atas pencapaian ini, kita semua harus berterima kasih pada Direktorat Jenderal Pajak sebagai lembaga yang memulai untuk memunculkan situs web serta aplikasi perpajakan yang bisa membantu proses pekerjaan wajib pajak dengan lebih mudah.

Nah, untuk itulah dalam kesempatan kali ini akan memberikan informasi tentang beberapa deretan website pajak serta aplikasi resmi yang bisa digunakan untuk melaksanakan kewajiban perpajakan Anda sebagai berikut ini.

1. Pajak.go.id

Perlu Anda ketahui bahwa www.pajak.go.id ini merupakan website resmi utama milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Di situs ini Anda bisa menemukan informasi terkini seputar perpajakan seperti peraturan perundang-undangan terbaru, siaran pers, seluruh aplikasi pajak milik DJP, pengumuman, kegiatan DJP, layanan customer service sampai tentang informasi mengenai struktur organisasi DJP.

2. DJP Online

Situs resminya lainnya dari Ditjen Pajak adalah DJP Online. Dimana dalam situs ini berisi tentang berbagai aplikasi pajak milik pemerintah. Maka dari itu, DJP Online ini memiliki slogan “One Stop Tax-Services”. Supaya bisa menggunakan situs ini, para wajib pajak diharuskan memiliki Electronic Filling Identification Number (e-FIN) yang bisa dibuat di Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Selain itu, di website ini juga para wajib pajak bisa menemukan beberapa aplikasi seperti:

3. e-Filing

dengan adanya layanan e-filing ini bisa membantu para wajib pajak menyampaikan SPT-nya kapan saja dan dimana saja. Selain itu, cara efilling pajak ini bisa dilakukan secara real time. Layanan pajak yang sudah dirilis sejak tahun 2014 yang lalu ini bisa Anda gunakan untuk melaporkan SPT PPh Pasal 21/26, SPT PPh Wajib Pajak Orang Pribadi, SPT PPN, SPT PPh Pasal 4 Ayat 2, dan SPT PPh Pasal 22. Sebagai catatan, fitur e-filing hanya bisa digunakan dalam satu waktu saja. Jadi, jika pengguna gagal dalam menyelesaikan tahapan pengisian SPT online secara berurutan, maka prosesnya harus diulang kembali dari awal.

Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan laptop, komputer atau gawai dengan spesifikasi yang memadai dan koneksi internet yang stabil. Untuk mengatasi masalah pelaporan SPT melalui e-filing, maka Ditjen Pajak telah menawarkan aplikasi alternatif lainnya yang diberi nama e-form. Sehingga dengan layanan ini Anda bisa mengunduh formulir pajak dan mengisinya secara offline, lalu mengunggahnya dan melaporkannya secara online. Dalam hal ini, Anda bisa login di situs DJP online serta memilih menu e-form untuk bisa menyampaikan SPT secara elektronik.



4. E-Billing

Tentunya proses pembayaran pajak akan semakin mudah dan praktis dengan adanya layan e-Blling ini. Dimana, dengan aplikasi ini bisa membantu Anda untuk mendapatkan kode billing yang dibutuhkan guna melakukan pembayaran pajak secara online. Selain itu, layanan e-Billing ini juga merupakan pengganti Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Pengambilan Belanja (SSPB), dan Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP).

5. Pengaduan.pajak.go.id

Melalui situs ini Anda bisa melaporkan keluhan seputar layanan perpajakan dengan sangat mudah. Selain itu, situs ini juga bisa memfasilitasi Anda untuk berkomunikasi langsung dengan customer service melalui live chat.

6. VAT Refund

Melalui situs ini para turis asing atau Warga Negara Asing yang bekerja di Indonesia bisa mendapatkan informasi tentang seputar pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Selain situs-situs di atas ada juga situs lainnya seperti Ereg Pajak, e-NOFA, dan OnlinePajak, yang tidak bisa dijelaskan satu persatu disini. Semoga artikel ini bermanfaat.