Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Data, Menurut Para Ahli, Fungsi, Jenis, Contoh, dan Metode Pengumpulannya

pengertian data

Halo gaes. Bahasan kita kali ini adalah tentang pengertian data. Apa itu data? Definisi data itu seperti apa? Pengertian data itu bagaimana? Semua akan dibahas pada artikel ini.
 
Selain pengertian data, kita juga akan bahas pengertian informasi, dan juga pengertian database. Karena pengertian data dan informasi serta database itu berbeda-beda namun saling berhubungan.

Ketiga kata tadi; data, informasi, dan database, pastinya sih sudah nggak asing di telinga kita. Di zaman teknologi seperti sekarang ini, ketiga kata tersebut sering banget dipake dan disebut-sebut atau diketik-ketik.

Jadi, sebenarnya apa itu data?

Apa itu informasi?

Apa itu database?

Yuk mari kita bahas satu per satu.
Dimulai dari data terlebih dulu. 

 


Pengertian Data

Data adalah hasil dari proses sebuah kegiatan (entah itu pengukuran, pengamatan, dan lain sebagainya) yang berupa angka, gambar, atau kata-kata. Secara singkat, data merupakan kumpulan fakta atau catatan. 
 
Menurut KBBI Daring, data memiliki tiga definisi. Pertama, data adalah keterangan yang benar dan nyata. Kedua, data adalah keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan). Ketiga, data adalah informasi dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer, seperti representasi digital dari teks, angka, gambar grafis, atau suara.

Coba kita menoleh ke Wikipedia. Menurut Wikipedia, data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, Dengan kata lain, data adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. 

Data juga memiliki pengertian lain, yakni suatu catatan, fakta, atau pernyataan yang diterima secara apa adanya. Dengak kata lain, data adalah sebuah objek mentah dan belum memiliki arti atau makna.

Data baru akan memiliki makna setelah ia diolah terlebih dahulu. Data-data hasil olahan itulah yang dapat dimanfaatkan.


Pengertian Data Menurut Para Ahli

Selain beberapa definisi data di atas, supaya kita semakin memahami apa itu data, berikut beberapa pengertian data menurut para ahli yang bisa dijadikan sebagai referensi tambahan.

Pengertian data adalah sekumpulan keterangan yang diperoleh dari pengamatan dimana data bisa berupa angka-angka atau lambang-lambang (Slamet Riyadi). -maxmanroe.com

Data adalah sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari hasil observasi (pengamatan) suatu obyek (Syafrizal Helim Situmorang). -salamadian.com

Data adalah suatu fakta mentah mengenai objek yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan dan kejadian (Kristanto). -maxmanroe.com

Data adalah sekumpulan keterangan yang diperoleh dari suatu pengamatan yang dapat berupa angka, lambang, atau sifat (Kuswadi dan E. Mutiara). -maxmanroe.com

Data adalah fakta mentah, observasi atau kejadian dalam bentuk angka atau simbol khusus (Mills, 1984:17).

Data adalah semua fakta dan angka-angka yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun sebuah informasi (Arikunto Suharsimi). -maxmanroe.com

Data adalah keterangan mengenai suatu hal yang sudah sering terjadi dan berupa himpunan fakta, angka, grafik tabel, gambar, lambang, kata, huruf, yang menyatakan sesuatu pemikiran, objek, serta kondisi dan situasi (Nuzulla Agustina). -maxmanroe.com

Simak juga: kalimat efektif


Fungsi Data

Mendengar kata data, rasanya lebih mengarah pada bidang komputer saja. Faktanya, data itu ada di keseharian kita. Data sangat berkaitan dengan berbagai sendi-sendi kehidupan. Berikut beberapa fungsi data yang bisa kita simpulkan.

  • sebagai dasar peneliatan
  • sebagai pertimbangan merencanakan sesuatu
  • sebagai acuan/patokan dalam melakukan suatu kegiatan
  • sebagai bahan rumusan pengambilan keputusan atas masalah tertentu
  • sebagai jalan cepat mencapai suatu target/tujuan


Jenis-Jenis Data

Data terbagi menjadi empat jenis, yaitu berdasarkan cara memperolehnya, berdasarkan sifatnya, berdasarkan sumbernya, dan berdasarkan waktu pengumpulannya. Berikut penjelasannya masing-masing.

Jenis data berdasarkan cara memperolehnya

Jenis data ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yakni data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung dari objek penelitian oleh peneliti. Jadi tidak ada perantara antara peneliti dengan objek yang diteliti.

Contoh data primer: data hasil survey, data hasil wawancara langsung, data kuesioner skripsi

Data sekunder adalah data yang tidak didapat langsung dari objek penelitian melainkan dari sumber atau pihak lain yang sudah memiliki datanya. Peneliti tidak bersentuhan langsung dengan objek penelitiannya.

Contoh data sekunder: data keuangan perusahaan terbuka yang dipublikasikan oleh bursa saham

Jenis data berdasarkan sifatnya

Jenis data ini terbagi menjadi dua jenis, yakni data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data dalam bentuk simbol atau grafis dan bukan berbentuk angka.

Contoh data kualitatif: data responden tingkat kepuasan pelanggan di restoran

Data kuantitaf adalah data yang berbentuk angka. Karena bentuknya angka, orang-orang yang melihat data ini akan menafsirkan hasil bacaan yang sama. Artinya, bersifat objektif.

Contoh data kuantitatif: gaji rata-rata pegawai di perusahaan A adalah UMR tepat

Jenis data berdasarkan sumbernya

Jenis data ini juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu data internal dan data eksternal. Data internal merupakan data yang dikumpulkan langsung dari dalam organisasi/tempat penelitian.

Contoh data internal: jumlah karyawan perempuan

Data eksternal adalah data yang dikumpulkan dari luar organisasi/tempat penelitian.

Contoh data eksternal: kritik dan saran customer terhadap produk A

Jenis data berdasarkan waktu pengumpulannya

Jenis data ini juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu data cross section dan data time series (data berkala).

Data cross section merupakan data yang dikumpulkan pada periode waktu tertentu. Data ini juga bisa dibandingkan dengan periode waktu yang lain sehingga didapatkan kesimpulan yang lebih mendalam.

Contoh data cross section: data penjualan tahu bulat pada bulan Oktober 2020

Sementara data time series (data berkala) dikumpulkan secara kontinu dari waktu ke waktu untuk mengetahui perkembangan objek penelitian.

Contoh data time series: data penjualan tahu bulat pada periode tahun 2020

Simak juga: pengertian bahasa


Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data adalah cara atau teknik yang dilakukan dalam mengumpulkan data penelitian dari berbagai sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Secara umum ada empat metode yang dilakukan peneliti dalam mengumpulkan data penelitian.

Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan penelitian. Dengan metode pengumpulan data yang tepat, maka akan didapatkan data yang akurat, sehingga hasil penelitian tidak diragukan lagi dan tingkat kredibilitasnya tinggi.

Wawancara

Pengumpulan data atau informasi dilakukan dengan tanya jawab antara peneliti dengan narasumber. Narasumber dipilih dengan seksama agar data yang diperoleh memiliki tingkat keakuratan dan kebenaran yang tinggi.

Observasi

Pengumpulan data atau informasi dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap objek penelitian menggunakan pancaindera.

Angket (Kuesioner)

Pengumpulan data atau informasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan kepada sejumlah responden yang dijadikan sampel penelitian.

Dokumentasi

Pengumpulan data atau informasi dilakukan dengan meneliti dan menganalisa dokumen-dokumen yang ada hubungannya dengan penelitian. Dokumen ini bentuknya beragam, seperti surat, arsip, laporan, jurnal, dan lain sebagainya.

Simak juga: dss adalah


Pengertian Informasi

Setelah kita mengetahui pengertian data, selanjutnya kita juga perlu tahu pengertian informasi.

Data-data yang sudah diolah, yang tadinya mentah dan nggak memiliki makna, menjadi matang dan punya makna, jadi bisa dimanfaatkan, sekarang bukan disebut data lagi.

Lalu disebut apa dong?

Itu disebut informasi. Informasi dapat dimanfaatkan tapi data tidak dapat dimanfaatkan. Untuk apa? 

Untuk menambah pengetahuan dan wawasan. 
Bisa juga sebagai acuan pertimbangan pengambilan keputusan.

Jadi, informasi adalah data yang sudah diproses dan matang serta memiliki arti.

Gimana? Nangkep kan ya?
Next, pengertian database.
 

Pengertian Database

Ada 2 pendapat tentang pengertian database.

Pertama, menurut James A. O'Brien, database adalah suatu koleksi terintegrasi dimana secara logika berhubungan dengan record dari file.
 
Kedua, menurut Fatansyah, database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Jadi, kalau kita tarik kesimpulan, database adalah sebuah tempat dimana data-data disimpan secara sedemikian rupa dan dapat berhubungan antara satu data dengan data lainnya.

Dari perkembangan database inilah, akan muncul suatu hal yang disebut dengan data warehouse.