Fungsi dan Cara Menggunakan switch di PHP beserta Contoh Casenya - AneIqbal - Blog Tutorial dan Informasi untuk Anda

Fungsi dan Cara Menggunakan switch di PHP beserta Contoh Casenya

Share
pengertian dan fungsi switch case php
Halo gaes. Apa kabarnya? Semoga kamu sehat dan bahagia selalu ya. Kali ini kita ngomongin soal switch statement di PHP.

Switch statement sama halnya dengan if else statement, yakni berfungsi untuk pengkondisian tertentu.  Gimana cara kerjanya si switch statement ini?



Sebelum ke cara kerjanya, kita lihat dulu bentuk codingan switch statement ini.

switch (n) {
    case nilai1:
        coding yang bakal dieksekusi kalo n = nilai1;
        break;
    case nilai2:
        coding yang bakal dieksekusi kalo n = nilai2;
        break;
    ...
    default:
        coding yang bakal dieksekusi kalo n nya beda dari nilai-nilai di atas
}

Dari bentuk coding di atas, sebenarnya sudah kelihatan cara kerjanya. Kita kenalan dulu sama fungsi dari setiap code di atas.

Fungsi switch, case, break, dan default pada switch statement

Fungsi switch adalah untuk mengeksekusi ekspresi. Lalu ada case yang fungsinya adalah untuk menangkap nilai hasil ekspresi dan menjalankan codingan tertentu berdasarkan nilainya.

Perlu diperhatikan, case juga punya nilai sendiri dan ini bisa kita atur nilainya. case akan berjalan bila nilai yang diterima sama isinya dengan nilai dia sendiri.

Lalu ada break di setiap case. Fungsinya adalah untuk menstop eksekusi. Kalo nggak ada break, coding dibawahnya akan dieksekusi juga.

Terakhir, ada default yang fungsinya adalah menjalankan codingan tertentu juga bila nilai hasil ekspresi tidak ada yang cocok pada case.

Barangkali kamu tertarik untuk baca postingan ini juga:



Cara kerja switch statement

Jadi, si switch ini akan mengeksekusi sebuah ekspresi. Ekspresi ditandai dengan huruf n pada coding di atas. Biasanya ekspresinya itu berupa variabel.

Hasil eksekusi ekspresi adalah berupa nilai. Nilai inilah yang akan digunakan sebagai parameter case. Simpelnya, si nilai dilempar ke dalam case.

Lalu, case akan mengeksekusi coding sesuai dengan nilai yang diterimanya. Kalo nggak ada yang sama nilainya, default lah yang akan berjalan.

Contoh case switch statement

Misalnya, kamu ingin membeli sebuah sepeda motor dan budget yang kamu punya jumlahnya Rp 20.000.000,-.

Kamu pun mencari tau jenis motor dan harganya. Ketemulah jenis motor kopling 150 cc, kopling 250 cc, dan motor matic dengan masing-masing harganya Rp 50.000.000, Rp 25.000.000, dan Rp 20.000.000.

Lalu, setelah kamu mencari-cari tau jenis motor dan harganya, kamu menuangkannya dalam codingan program sederhana dengan switch statement.

Program sederhana switch statement ini akan mengeluarkan output jenis motor apa yang dapat dibeli dengan jumlah budget yang ada.

<?php

$budgetSaya = 20000000;

switch ($budgetSaya) {
 case 50000000:
  echo 'Kamu bisa beli motor 250 cc.';
  break;

 case 25000000:
  echo 'Kamu bisa beli motor 150 cc.';
  break;

 case 20000000:
  echo 'Kamu bisa beli motor matic.';
  break;
 
 default:
  echo 'Kamu harus cari uang lagi yang banyak.';
  break;
}

?>

Apa outputnya?
Yap! outputnya adalah 'Kamu bisa beli motor matic'.

switch menyodorkan nilai hasil ekspresi dan case menangkapnya sesuai dengan yang dilempar. Karena yang dilempar Rp 20.000.000, maka case 20000000 yang akan jalan.

Kalo nggak ada break pada case 20000000, maka default juga akan dieksekusi. Jangan sampe lupa nulis break-nya gaes. Biar dia berhenti tepat di case itu.

pengertian dan fungsi switch case php
Hasil program sederhana switch statement

Lalu apa bedanya dengan if else statement?

Perbedaan switch statement dengan if else statement

Bedanya ada pada jumlah eksekusi ekspresinya.

switch statement hanya mengeksekusi ekspresi satu kali lalu melemparkan hasilnya ke case-case atau kondisi-kondisi yang sudah dibuat.

Sedangkan if else statement lebih dari satu kali mengeksekusi ekspresinya. Eksekusi ekspresi, nggak cocok, eksekusi ekspresi lain. Ekspresi nggak cocok lagi, eksekusi lain lagi.

Begitu seterusnya.
Sampai ekspresi terakhir.

Selesai sudah belajar fungsi switch statement

Yap.. begitulah obrolan kita kali ini soal switch statement ini. Gimana? sudah lebih paham kan sekarang tentang si switch statement ini?

Kalo masih ada yang ngeganjel, monggo ditanyakeun di kolom komentar.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya gaes.

Semua Tutorial PHP




--
Referensi:
http://php.net/manual/en/control-structures.switch.php
https://www.w3schools.com/php/php_switch.asp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan kalimat yang bijak.