Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bunga Khas dan Pemandangan Alam Indonesia di Kertas Uang Baru Tahun Emisi 2016

bunga di uang kertas baru

Seperti yang sudah kita tau, Pemerintah dan Bank Indonesia telah mengeluarkan 11 uang baru dalam bentuk 7 uang kertas dan 4 uang logam pada Senin (19/12) lalu di Gedung Bank Indonesia, Jakarta. Meski uang baru telah diluncurkan, namun uang yang lama masih dapat digunakan untuk bertransaksi.

Desain uang baru ini nampak sangat berbeda dengan uang sebelumnya. Terlihat dari warna, corak, dan gambar, serta fitur keamanannya. Gambar pahlawan nasional masih tetap ada namun berubah.

Selain gambar pahlawan di sisi depan, di sisi belakang ke-7 uang kertas baru ini juga diselipkan gambar bunga-bunga khas Indonesia. Apa sajakah bunga-bunga tersebut? Berikut ulasannya.

1. Bunga Anggrek Bulan

bunga anggrek bulan

Bunga Anggrek Bulan terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 100 ribu. Bunga ini biasa dikenal dengan nama Puspa Pesona dan merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Bunga ini pertama kali ditemukan oleh Dr. C.L. Blume, yang merupakan seorang ahli botani asal Belanda.

Anggrek bulan hanya menyukai sedikit cahaya matahari untuk hidup. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Bunganya berwarna putih dan ada pula yang keunguan. Bunga yang memiliki sedikit keharuman ini dapat mekar dalam waktu yang lama serta dapat tumbuh hingga berdiameter 10 cm lebih.

bunga anggrek bulan di 100 ribuan

2. Bunga Jepun Bali

bunga jepun bali

Bunga Jepun Bali terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 50 ribu. Bunga ini juga dikenal dengan sebutan bunga Kamboja. Bunga ini berasal dari Amerika Tengah yang meliputi Equador, Colombia, Cuba, Venezuela, dan Mexico. 

Kamboja asli Indonesia berwarna putih dengan bagian dalam berwarna kuning. Kuntum bunganya tidak terbuka penuh dan biasanya berukuran kecil. Di Bali, bunga ini sering kali digunakan untuk berbagai acara keagamaan.

bunga jepun bali

3. Bunga Anggrek Hitam

bunga anggrek hitam

Bunga Anggrek Hitam terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 20 ribu. Bunga ini merupakan spesies anggrek yang tumbuh di Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatera. Bunga ini dijadikan sebagai maskot flora provinsi Kalimantan Timur.

Kenapa dinamakan anggrek hitam? Karena anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu. Biasanya, bunga ini mekar pada bulan Maret hingga Juni.

bunga anggrek hitam

4. Bunga Cempaka Hutan Kasar

bunga cempaka hutan kasar

Bunga Cempaka Hutan Kasar terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 10 ribu. Bunga ini merupakan salah satu tanaman identitas Indonesia dan merupakan flora endemik khas Sulawesi serta tersebar di Sulawesi dan Maluku.

Bunga ini terdiri dari tangkai bunga, mahkota bunga, dan alat perkembangbiakan. Mahkota bunganya berwarna kuning atau putih dengan jumlah kelopak bunganya sebagian besar ganjil.

bunga cempaka hutan kasar

5. Bunga Sedap Malam

bunga sedap malam

Bunga Sedap Malam terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 5 ribu. Bunga ini terkenal dengan wanginya yang semerbak jika di malam hari. Sebab itulah, bunga ini dinamakan dengan nama Sedap Malam. Minyak dari bunga ini kerap kali digunakan dalam pembuatan parfum. 

Tanaman dari bunga ini dapat tumbuh hingga 45 cm dan menghasilkan rumpun bunga putih. Daunnya berwarna hijau dan memanjang yang mengumpul di pangkal batangnya. 

bunga sedap malam

6. Bunga Jeumpa

bunga jeumpa

Bunga Jeumpa terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal Rp 2 ribu. Bunga ini juga dikenal dengan Cempaka Kuning dan merupakan flora maskot provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Bunga ini berasal dari India lalu tersebar ke Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, dan Kepulauan Sunda Kecil.

Bunga Jeumpa tumbuh di pinggiran hutan dengan tanah yang subur dan memiliki ketinggian hingga 1500 mdpl. Bunganya berwarna oranye kekuningan dan berbentuk memanjang. Bunga ini juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan parfum.

bunga jeumpa

7. Bunga Anggrek Larat

bunga anggrek larat

Bunga Anggrek Larat terlihat di sisi belakang uang kertas rupiah baru nominal seribu rupiah. Bunga ini merupakan bunga anggrek asli Indonesia yang pertama kali ditemukan di Pulau Larat yang ada Kepulauan Maluku. Sebab itulah bunga anggrek ini dinamakan dengan Bunga Anggrek Larat.

Bunga yang memiliki nama ilmiah Dendrobium bigibbum ini termasuk tanaman langka dan dilindungi. Bunganya berwarna ungu muda, putih, dan kombinasi antara keduanya yang tersusun pada satu tangkai panjang dimana setiap tangkainya terdapat banyak kuntum bunga.

bunga anggrek larat

Pemandangan Alam Indonesia di Uang Kertas Baru Tahun Emisi 2016

Uang kertas rupiah baru yang diluncurkan pemerintah dan Bank Indonesia pada Senin (19/12) lalu memang memiliki desain yang apik dan memuat berbagai unsur di dalamnya. Unsur-unsurnya digambarkan pada kedua sisi uang kertas tersebut.

Ada unsur tokoh pahlawan nasional, unsur flora yang menampilkan gambar bunga-bunga khas Indonesia, ada unsur kesenian yang berupa tari tradisonal, dan ada pula unsur objek wisata yang ada di Indonesia.

Bahasan kali ini akan membahas unsur yang terakhir, yakni unsur objek wisata yang ada di Indonesia. Di ketujuh uang kertas baru yang sudah diluncurkan, terselip pula gambar pemandangan alam objek wisata.

Lalu bagaimana sih penampakan asli dari pemandangan-pemandangan alam yang tergambar pada uang kertas baru tersebut? Ini dia.

1. Pemandangan alam Raja Ampat

pemandangan alam raja ampat
Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 100 ribu, tergambar pemandangan alam Raja Ampat. Raja Ampat terkenal dengan pulau-pulaunya yang berwarna hijau dan air lautnya yang berwarna zamrud kebiruan serta keindahan alam bawah lautnya.

Kepulauan Raja Ampat terletak di sebelah barat paruh burung pulau Papua dan termasuk ke dalam Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Terdapat empat gugusan pulau terbesar di kepulauan ini, yakni Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

pemandangan alam raja ampat

pemandangan alam raja ampat

2. Pemandangan alam Taman Nasional Komodo

pemandangan alam taman nasional komodo

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 50 ribu, terdapat pemandangan alam Taman Nasional Komodo. Taman Nasional Komodo terkenal dengan hewan langkanya yakni Komodo dan kecantikan pulau-pulaunya.

Taman Nasional Komodo berada di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores di kepulauan Indonesia bagian timur. Taman nasional ini terdiri dari tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar. 

taman nasional komodo

taman nasional komodo

3. Pemandangan alam Derawan

pemandangan alam kepulauan derawan

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 20 ribu, terdapat pemandangan alam pemandangan alam Kepulauan Derawan. Kepulauan ini terkenal dengan keindahan pantai dan pulaunya serta kecantikan alam bawah lautnya.

Kepulauan Derawan berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di deretan kepulauan ini, ada empat pulau yang terkenal, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban.

pemandangan alam kepulauan derawan

pemandangan alam kepulauan derawan

4. Pemandangan alam Taman Nasional Wakatobi

pemandangan alam taman nasional wakatobi

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 10 ribu, terdapat gambar pemandangan alam bawah laut Taman Nasional Wakatobi. Taman nasional ini terkenal dengan kecantikan alam bawah lautnya dan keindahan pantainya.

Taman Nasional Wakatobi terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Di taman ini terdapat panorama keindahan alam bawah laut yang memiliki 25 buah gugusan terumbu karang. Ikan yang hidup di terumbu karang tersebut pun cukup beragam spesiesnya.

pemandangan alam taman nasional wakatobi

pemandangan alam taman nasional wakatobi

5. Pemandangan alam Gunung Bromo

pemandangan alam gunung bromo

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 5 ribu, terdapat gambar pemandangan alam Gunung Bromo. Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif dan memiliki ketinggian 2.329 mdpl. 

Gunung Bromo masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan berada dalam empat kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Gunung ini dikelilingi oleh lautan pasir seluas sekitar 10 km persegi.

pemandangan alam gunung bromo

pemandangan alam gunung bromo


6. Pemandangan alam Ngarai Sianok

pemandangan alam ngarai sianok

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan Rp 2 ribu, terdapat gambar pemandangan alam Ngarai Sianok. Ngarai adalah sebuah lembah curam (jurang). Ngarai ini terkenal dengan keindahan panoramanya yang menakjubkan.

Ngarai Sianok terletak di perbatasan kota Bukittingi, di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Ngarai ini memiliki kedalaman jurang mencapai 100 m dengan lebar sekitar 200 m dan membentang sepanjang 15 km.

pemandangan alam ngarai sianok

pemandangan alam ngarai sianok

7. Pemandangan alam Banda Naira

pemandangan alam kepulauan banda naira

Di sisi belakang uang kertas baru pecahan seribu rupiah, terdapat gambar pemandangan alam Pulau Banda Naira. Pulau ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan terdapat berbagai tempat sejarah seperti Benteng Belgica, rumah pengasingan Bung Hatta, Gereja Tua Banda, dan masih banyak lagi.

Banda Neira atau juga disebut dengan Banda Naira merupakan salah satu pulau yang ada di Kepulauan Banda yang letaknya di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Ada 6 desa di pulau ini, yakni Desa Dwiwarna, Kampung Baru, Merdeka, Nusantara, Rajawali, dan Tanah Rata.

pemandangan alam banda naira

pemandangan alam banda naira

Posting Komentar untuk "Bunga Khas dan Pemandangan Alam Indonesia di Kertas Uang Baru Tahun Emisi 2016"