Skip to main content

Pengertian, Tujuan, Unsur, Jenis Berbicara, dan Menjadi Pembicara yang Ideal

Pengertian-Tujuan-Unsur-Unsur-Jenis-Jenis-Berbicara-dan-Langkah-langkah-menjadi-Pembicara-yang-Ideal

Pengertian Berbicara

Menurut Lagousi (1992:25), berbicara adalah kegiatan menyampaikan pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan memakai bahasa lisan "pesan verbal" dan dibantu oleh nonverbal.

Menurut Tarigan (1986:15), berbicara merupakan suatu bentuk perilaku manusia yang mengatakan faktor fisik, psikologis, neurologis, semantik, dan linguistik sedemikian ekstensif, secara luas sehingga dapat dianggap sebagai alat manusia yang paling penting dalam kontrol sosial.

Berbicara adalah kemampuan mengekspresikan pikiran atau ide melalui lambang-lambang bunyi.

Tujuan berbicara

Tujuan utama dari berbicara adalah untuk berkomunikasi, menyampaikan pikiran secara efektif. Tujuan umumnya yakni untuk memberitahukan/melaporkan, menjamu/menghibur, dan membujuk/mengajak/meyakinkan (Tarigan, 1986:15-16).

Unsur-unsur dalam berbicara

Dalam berbicara, terdapat lima unsur yang terlibat, yaitu:
1. Pembicara
2. Isi pembicaraan
3. Saluran
4. Penyimak
5. Tanggapan penyimak

Jenis-jenis berbicara

1. Berdasarkan situasi

Berdasarkan lingkup situasinya, ada dua macam kegiatan berbicara di depan umum, yaitu lingkup resmi dan lingkup tidak resmi.

2. Berdasarkan tujuan

Menurut tujuannya, maka kegiatan berbicara terbagi menjadi lima jenis, yaitu:
1. Berbicara menghibur
2. Berbicara menginformasikan
3. Berbicara menstimulasi
4. Berbicara meyakinkan
5. Berbicara menggerakkan

3. Berdasarkan metode penyampaian

Ada empat cara yang bisa digunakan seseorang dalam menyampaikan pembicaraanya, yaitu:
1. Penyampaian secara mendadak
2. Penyampaian berdasarkan catatan kecil
3. Penyampaian berdasarkan hafalan
4. Penyampaian berdasarkan naskah

4. Berdasarkan jumlah penyimak

Berdasarkan jumlah penyimak, berbicara dapat dibagi atas tiga jenis, yaitu:
1. Berbicara antarpribadi
2. Berbicara dalam kelompok kecil
3. Berbicara dalam kelompok besar

5. Berdasarkan peristiwa khusus

Menurut Logan dkk. (dalam Tarigan, 1986:56), berdasarkan peristiwa khusus berbicara atau pidato dapat digolongkan atas enam jenis, yaitu;
1. Pidato presentasi
2. Pidato penyampaian
3. Pidato perpisahan
4. Pidato perjamuan
5. Pidato perkenalan

Ciri-ciri pembicara ideal

Ciri-ciri pembicara yang baik untuk dikenal, dipahami, dan dihayati, serta diterapkan dalam berbicara, yaitu:
1. Memilih topik/tema yang tepat
2. Menguasai materi
3. Memahami pendengar
4. Memahami situasi
5. Merumuskan tujuan yang jelas
6. Menjalin kontak dengan pendengar
7. Memiliki kemampuan linguistik
8. Menguasai pendengar
9. Memanfaatkan alat bantu
10. Meyakinkan dalam penampilan
11. Mempunyai rencana

Langkah-langkah menjadi seorang pembicara yang ideal

Waingright (dalam Tarigan, 1986:127) mengemukakan enam langkah yang harus dilalui dan dikuasai oleh seseorang agar dapat menjadi pembicara yang baik. Langkah-langkah tersebut, yaitu:
1. Memilih topik
2. Memahami dan menguji topik
3. Memahami latar belakang pendengar dan situasi
4. Menyusun kerangka pembicaraan
5. Mengujicobakan
6. Menyajikan

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam berbicara

Baik penceramah atau orator (ahli pidato), yang ingin sukses dalam kegiatan berbicara, harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Faktor Internal

Vokal: 
Tidak monoton, jelas bervariasi, sesuai dengan karakter materi

Penampilan:
Menarik simpati pendengar, membina kontak mata dengan pendengar, mimik/ekspresi yang tidak berlebihan, gerakan anggota tubuh yang sesuai.

Materi:
Menguasai materi, sesuai dengan tingkat pendengar, penyampaian harus sistematis, disertai dengan contoh yang "segar".

2. Faktor Eksternal

Menganalisis pendengar:
Usia pendengar, tingkat pendidikan pendengar, gender (kalau perlu), latar budaya, jumlah pendengar.

Situasi pembicaraan:
Formal atau nonformal, waktu pembicaraan (pagi, siang, sore, malam), tempat pembicaraan (in door atau out door).

Comment Policy: Silakan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar