Setting Web Server Dengan Cisco Packet Tracer

Web server merupakan tempat atau wadah berisi file-file web yang ingin dipublikasikan. File-file web itu dapat berupa tulisan, gambar, audio ataupun video.

Ibaratnya, web server itu seperti semangkuk bakso. Server merupakan mangkuknya dan file-file web adalah bakso dan pelengkapnya.

web server cisco packet tracer

Jadi bila bakso yang kita buat ingin dicicipi/dimakan oleh oranglain, letakkan di mangkuk/wadah agar bisa diberi ke orang itu.

Sama halnya dengan web server, bila file-file web yang kita buat ingin dilihat oleh oranglain, letakkan di server agar dapat diakses/dilihat orang lain.

Kita akan setting web server yang akan diakses oleh 2 buah PC. Desain jaringan seperti berikut (dapat disesuaikan dengan keinginan).

web server cisco packet tracer

Setting IP server terlebih dahulu. IP yang digunakan adalah IP kelas C, yaitu 192.168.1.100.

web server cisco packet tracer
IP Server

Selanjutnya, setting IP address kedua PC. IP yang digunakan juga kelas C, yaitu PC0: 192.168.1.1 dan PC1: 192.168.1.2.

web server cisco packet tracer
IP address PC0

web server cisco packet tracer
IP address PC1

Mengapa default gateway tidak diisi? karena IP server dengan IP address PC masih dalam satu network yang sama yaitu network 192.168.1.0. 

Settingan IP address selesai, beralih ke server. Pilih tab Config lalu klik HTTP, edit file index.html sesuai dengan keinginan dan bila tidak ingin mengeditnya juga tak masalah.

web server cisco packet tracer
file index.html

Baca juga ya:

Kembali ke PC, pilih tab Desktop lalu Web Browser. Ketik alamat IP server yaitu 192.168.1.100.

web server cisco packet tracer

Bila berhasil, server dapat diakses pada kedua PC tersebut.

web server cisco packet tracer
akses server pada PC0

web server cisco packet tracer
akses server pada PC1


Tag : Tutorial CPT
0 Komentar untuk "Setting Web Server Dengan Cisco Packet Tracer"