Setting DNS Server Dengan Cisco Packet Tracer

DNS merupakan singkatan dari Domain Name System. DNS berfungsi menerjemahkan IP address PC/host menjadi kata/nama. Dan sebaliknya, DNS juga menerjemahkan nama/domain menjadi IP address.

Jadi host tersebut dapat diakses dengan IP address maupun domain.



Misalnya, ada sebuah host memiliki IP 10.19.20.21. DNS akan menerjemahkan IP itu menjadi sebuah nama atau biasa disebut dengan domain, misalnya menjadi wibal.net.

Tentu akan lebih mudah mengingat sebuah nama/domain daripada deretan angka, bukan?

Kita akan setting DNS dari IP 192.168.1.200 menjadi domain wibal.net. Berikut gambar desain jaringannya.


Setting IP server menjadi 192.168.1.200. Pilih tab Desktop, klik IP Configuration.


Beralih ke tab Config, pilih DNS. Setting seperti gambar berikut.

  • Name, isikan dengan nama domain
  • Address, isikan dengan IP address server
  • Klik Add, keterangan akan muncul dibawah

Baca juga ya:
Green Screen dan Blue Screen, Teknik Kunci Kroma Pada Pembuatan Film
Fitur Baru WhatsApp: Sekarang Kamu Bisa Mention Teman Kamu
Uniknya Desa Shani Shingnapur di India, Desa yang Rumahnya Tanpa Pintu

Setting server selesai, beralih ke settingan PC. IP addressnya adalah kelas C, kemudian isi Domain Server sesuai dengan IP server.



Lakukan hal yang sama pada PC lainnya. Bila berhasil, server dapat diakses melalui IP address dan domain.

melalui domain

melalui IP address



Tag : Tutorial CPT
0 Komentar untuk "Setting DNS Server Dengan Cisco Packet Tracer"